hmm... 3 tahun udah dilewatin bersama teman-teman dikampus. Banyak pengalaman yang udah dilewatin baik suka, duka, susah. wah pokonya ga bisa diungkapin. dari yang ga kenal satu sama lain jadi deket banget. ada yang cilok. ada yang berhasil jadian gegara cilok ada juga yang enggak.Ada juga
panggilan-panggilan kesayangan dari satu sama lain, mungkin panggilan yang diberikan itu rasa sayang kita terhadap teman dilingkungan kelas waktu itu hanya ga bisa ngungkapinnya mungkin. hehehe
gue review sebentar yah... nih panggilan-panggilan yang khas banget dikelas (maap kalo ada yang tersinggung dengan tulisan ini, lewat tulisan ini cara ngobatin kangen aku sama kalian *sok asik)
1. mba sul : itu panggilan si nurul
2.daus mini : itu panggilan si tyo
3. cokmen : itu panggilan si choerul
4.uchil : itu panggilan si fachry
5.parija : itu panggilan si farisa
6. ecot : itu panggilan si vina ( aku ga tau artinya, kalo kurang sopan maap yah, aku hanyalah orang yang ikut2an anak2 saja ko vin. hehe)
7.ucu : itu panggilan si ade guntur
8.puak : itu panggilan si aris.
9.ginting : panggilan si andri.
10.aming : panggilan aswin
11."jangkrik bos: itu si keken. (sebenernya saya ga tau apa penyebabnya sikeken suka dibilang"jangkrik bos sama anak-anak)
12.bundadari :itu sarah atau dini yah.. ?? mmmh. pokonya pernah kudengar ada yang dipanggil seperti itu
13.mba astut : itu asti
14.jambi : itu dewi.
15. panjang : itu si gilang ramadya ( yah karena postur tubuhnya yang tinggi)
16.kokom : si nur anissa
17. bang brow : si muh.faeza
dan lain-lain.. pokonya banyak sebenernya , cuma aku ambil garis besarnya aja. (eh, tapi kalian jangan tersinggung ya . sekali lagi loh aku bilangin).
Ada yang bahagia banget kalo nulis laporan. ada juga yang males banget kalo ada tugas nulis laporan. Pokonya banyak banget. Entah berapa lembar deh harus diungkapin perasaannya kalo buat nulis tentang pengalaman seru bareng temen2 dikampus. khususnya dikelas dan diangkatan gue. ada juga yang langganan sakit kalo praktikumnya berat "ya itu gue" sendiri kalee..
Hari-hari terakhir, kita semua disibukkan dengan yang namanya program latihan akademik. semua memilih instansi untuk kalian bersibuk dengan "PLA" dan "TA" dengan minat masing-masing. ada yang di Intansi Negri, ada yang di konsultan. Pokonya semuanya disibukkan masing-masing tugas disana. Sembari kita semua menyusun untuk masa depan, semakin intensitas kita bertemu pun semakin jarang. Ada perasaan kangen akn hari-hari yang dijalani didalem kelas. karena sensasi kangen yang dirasakan akan semakin bertambah dikala makin jarang bertemu.
4 bulan masing-masing menambahkan ilmu baru ditempat kalian menyelesaikan"PLA". Ditempat "PLA" mungkin kita menemukan sesuatu yang berbeda dari tempat biasa kita menambah ilmu di kampus. biasanya di kampus pakean ga usah rapih-rapih, nah ini ke tempat PLA setidaknya harus rapih, bersih, dan sopan.
4 bulan pun bukan waktu yang cukup lama, ternyata terlalu singkat bahkan singkat sekali. Tiba saatnya kita semua kembali berkumpul disuatu tempat, yap.. tempat pertama kali kita berkumpul saat kita semua pergi sementara untuk singgah ditempat "PLA" .. (kembali ke kampus sekedar bimbingan ataupun menyerahkan draft TA, atau bahkan hanya untuk sekedar say hello sama temen-temen lainnya).
Datang Juga....
Ya, setelah proses kurang lebih 4 bulan menjalani "PLA" ada kalanya kami dimintai "pertanggung jawaban". Hari itu seakan tak mampu kulalui. 2 hari akan dihadapkan dengan "sang penguji" yang terkadang membuat rasa deg2an bahkan rasa malu hinggap di pikiranku. aku, anaknya pemikir sempat kumerasa down dan tak mampu mengahadapinya hingga aku sempat sakit stagfirullahaldzim (lebay dikit kali ya kedengarannya). aku ingat hari itu tanggal 10-11 juni kami berhadapan dengan "sang penguji" yang telah duduk manis dengan catatan-catan mereka, mungkin penilaian tentang penampilan masing-masing sang "pemain".
setelah kami melaksanakan "tugas negara" kita terhadap kewajiban akademik terhadap kampus dan universitas serta "amanat" orang tua, ada perasaan yang membuat seolah-olah aku bilang"ALHAMDULILAH YAA RABB". Namun, setelah itu kami masih harus ditargetkan akan "revisi" setalah kami memerankan lakon kita di depan "sang penguji". Fase-fase ini pun "Pengeluaran" mengalir deras dari kantongku, hingga tak trhitung jumlahnya, "Wajar" ibuku bilang, semua butuh proses dan pengorbanan. seminggu setelah kami tampil sebagai "pemain" didepan "sang penguji" hal ini berhasil semuanya kami lalui.
Aku sadar, tanpa ALLAH dalam proses ini, semuanya ga akan berjalan lancar. Serta dukungan - dukungan moril dari orang tua, keluarga, sahabat, dan ya mungkin "pacar"(bagi yang punya loh, yang ga punya jangan nimbrung). HAHAHHAA... Semuanya terasa indah, sangat indah... bahkan lebih dari orang yang memiliki nama indah.
Amanat sang rektor.....
setelah kami semua mengalami fase-fase terindah dalam hidup kami bernamakan "Mahasiswa". Tibalah kami menerima Amanat dari sang rektor, amanat itu adalah amanat yang memposisikan kita bukan untuk menjadi arogansi, sombong ataupun hal yang lainnya. Namun membuat diri kita menjadi semakin menunduk, bukan berarti lemah, namun nunduk disini adalah kita harus mempunyai sifat yang lebih "indah" dari sifat yang sebelumnya, bahkan kita harus malu sama sang pencipta akan amanat dari sang rektor tercinta. Takut, kalau kita tidak bisa menggunakan amanat sang rektor dengan baik. (Disini aku ucapakan selamat untuk kalian semua, kalian telah berhasil mengendarai perahu kalian sampai dermaga ini). *Baju toga gue kegedean. *lah salah sendiri milih ukuran L. HAHAHHAHAHA
Bukan Dermaga Akhir....
Kita sudah sampai dermaga, namun bukan dermaga akhir.. Dermaga ini hanya berganti muatan yang akan menemani petualanganmu menjalani hidup.
Cukup senang rasanya ketika impian kita berhasil, namun semua ini adalah "Bukan Dermaga Akhir". Perahu kalian harus lebih berjalan sampai jauh, bahkan sampai kalian merasa lelah. Teruslah kau berlayar sesuka hatimu, sejauh langkahmu... Teruslah berjalan menggunakan perahumu.
Mungkin perahumu masih sama seperti dahulu, namun perahumu kini sudah diisi oleh muatan-muatan lain. Bukan aku, bukan teman-temanmu juga saat kita masih menjadi sehimpun mahasiswa di "SPIG". Mungkin muatan-muatanmu sekarang diisi oleh harapan-harapan ayah ibu kalian, keluarga yang menyemangati kalian untuk terus berlayar. Bahkan perahumu diisi oleh muatan-muatan seperti "Calon Pendamping Hidupmu" mungkin saja kan setelah aku menulis ini, aku dapat kabar bahwa temanku si ini sudah akan mau menikah semua bisa saja...
Lanjutkan perahumu untuk terus berjalan.. Jika ada yang bocor di perahumu, perbaikilah... tapi kau jangan gundah, jangan resah ataupun merasa khawati bahwa perahumu akan tenggelam. Tidak..... ingatlah muatan yang sekarang mengisi perahumu.. mungkin ini akan menjadi wasilah akan bocornya perahmu...
TERUSKANLAH, JANGAN RAGU.... DERMAGA YANG INDAH AKAN KALIAN SINGGAHI.
Aku pun disini, sudah mengganti perahuku sendiri dengan muatan-muatan yang akan aku isi, sesuka hatiku.
Mungkin perahuku dan perahu kalian akan berpapasan dilain waktu dalam rencana Allah yang indah, aku yakin kita pasti bertemu.. Aku pun berharap seperti itu.. Mesti Aku tak tahu kapan itu.
*poto nya kurang lengkap.. :( kurang si bang brow (M.Faeza)
untukmu... Sahabatku, Sang Pemenang.. Semoga Allah SWT meridahi langkah kalian dimanapun kalian berada dan dalam kondisi apapun kalian.